Direktur Registrasi dan Identifikasi (Dirregident) Polri menutup Rapat Koordinasi (Rakor) Samsat 2026 dengan menegaskan pentingnya memperkuat sinergi antarinstansi serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Ia mendorong seluruh jajaran untuk terus berinovasi demi memberikan layanan yang cepat, transparan, dan akuntabel kepada masyarakat.
Dalam sambutannya, Dirregident menekankan bahwa Samsat sebagai garda terdepan pelayanan administrasi kendaraan bermotor harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Ia meminta seluruh unit kerja untuk memanfaatkan digitalisasi guna mempermudah proses pembayaran pajak kendaraan dan pengurusan dokumen.
Dirregident juga mengajak seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah dan Jasa Raharja, untuk memperkuat koordinasi. Menurutnya, sinergi yang solid akan menciptakan sistem pelayanan yang lebih efisien serta mampu meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan.
Selama Rakor berlangsung, peserta membahas berbagai strategi peningkatan layanan, mulai dari optimalisasi Samsat digital, penyederhanaan prosedur, hingga peningkatan kompetensi sumber daya manusia. Hasil pembahasan tersebut diharapkan dapat segera diimplementasikan di seluruh wilayah Indonesia.
Selain itu, Dirregident menyoroti pentingnya integritas dalam memberikan pelayanan. Ia mengingatkan seluruh petugas untuk menjaga profesionalisme serta menghindari praktik pungutan liar yang dapat merusak kepercayaan publik.
Menutup kegiatan, Dirregident berharap hasil Rakor Samsat 2026 tidak hanya menjadi wacana, tetapi mampu diwujudkan dalam langkah nyata. Ia menegaskan bahwa peningkatan kualitas pelayanan publik harus menjadi prioritas utama demi memberikan kepuasan kepada masyarakat.
Dengan komitmen bersama dan sinergi yang kuat, Samsat diharapkan mampu menghadirkan layanan yang lebih modern, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat di era digital.





