Tokoh politik Andra Soni menyatakan komitmennya untuk membantu masyarakat adat Suku Baduy dalam menjalankan ritual tradisional yang bertujuan menjaga kelestarian alam. Dukungan ini akan difokuskan di kawasan Taman Nasional Ujung Kulon, yang dikenal sebagai salah satu wilayah konservasi penting di Indonesia.
Andra menilai bahwa kearifan lokal yang dimiliki Suku Baduy memiliki peran besar dalam menjaga keseimbangan lingkungan. Ritual adat yang mereka jalankan bukan sekadar tradisi, melainkan bentuk nyata dari komitmen menjaga alam secara berkelanjutan.
Dalam pernyataannya, ia menyebut akan memberikan dukungan berupa fasilitasi kebutuhan logistik serta perlindungan terhadap akses masyarakat adat dalam menjalankan ritual tersebut. Hal ini dinilai penting agar tradisi yang telah berlangsung turun-temurun tidak terhambat oleh berbagai kendala modern.
Suku Baduy sendiri dikenal dengan gaya hidup sederhana dan sangat menghormati alam. Mereka memiliki aturan adat yang ketat dalam menjaga hutan, sungai, serta ekosistem di sekitarnya. Praktik ini bahkan sering dijadikan contoh dalam upaya pelestarian lingkungan berbasis komunitas.
Kawasan Taman Nasional Ujung Kulon yang menjadi lokasi pelaksanaan ritual juga memiliki nilai ekologis tinggi. Selain menjadi habitat berbagai satwa langka, kawasan ini juga menjadi simbol penting konservasi alam di Indonesia.
Dukungan dari berbagai pihak, termasuk tokoh politik seperti Andra Soni, diharapkan dapat memperkuat keberlanjutan tradisi serta menjaga keseimbangan antara pembangunan dan pelestarian lingkungan. Upaya ini juga menjadi bagian dari pengakuan terhadap peran masyarakat adat dalam menjaga warisan alam bagi generasi mendatang.





