Majelis Ulama Indonesia (MUI) melakukan pertemuan dengan Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia guna membahas perkembangan konflik di Timur Tengah. Dalam pertemuan tersebut, MUI menegaskan kembali sikap Indonesia yang menolak segala bentuk penjajahan dan kekerasan terhadap rakyat sipil.
MUI menyampaikan keprihatinan mendalam terhadap situasi konflik yang terus meningkat di beberapa wilayah Timur Tengah. Mereka menilai eskalasi kekerasan telah menimbulkan dampak kemanusiaan yang serius, termasuk jatuhnya korban sipil dan kerusakan infrastruktur.
Dalam dialog tersebut, MUI mendorong agar negara-negara berpengaruh, termasuk Arab Saudi, dapat berperan aktif dalam upaya perdamaian. MUI meminta semua pihak mengutamakan jalur diplomasi untuk menghentikan konflik yang berkepanjangan.
Ia menyatakan bahwa Arab Saudi terus berupaya mendorong dialog dan penyelesaian damai di Timur Tengah.
Selain itu, MUI juga menegaskan posisi Indonesia yang konsisten mendukung kemerdekaan Palestina dan menolak segala bentuk penjajahan. Sikap ini, menurut MUI, merupakan bagian dari amanat konstitusi dan prinsip kemanusiaan universal.
MUI berharap komunikasi seperti ini dapat memperkuat solidaritas internasional dalam menyelesaikan konflik.
Kesimpulannya, pertemuan MUI dengan Dubes Saudi menegaskan sikap Indonesia yang menolak penjajahan serta mendorong perdamaian di Timur Tengah melalui jalur diplomasi dan kemanusiaan.





