Indonesia resmi menjadi tamu kehormatan dalam Pameran Buku Internasional ke-40 yang digelar di Tunisia. Kehadiran Indonesia dalam ajang bergengsi ini menandai pengakuan internasional terhadap perkembangan dunia literasi dan industri penerbitan tanah air.
Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi menampilkan berbagai karya penulis Indonesia, mulai dari buku sastra, sejarah, hingga karya akademik. Delegasi Indonesia juga aktif memperkenalkan budaya literasi kepada pengunjung internasional.
Pihak penyelenggara di Tunisia menyambut baik kehadiran Indonesia sebagai tamu kehormatan. Mereka menilai Indonesia memiliki kekayaan budaya dan literasi yang layak diperkenalkan lebih luas di kancah global.
Selama pameran berlangsung, Indonesia menggelar berbagai kegiatan seperti diskusi buku, pertunjukan budaya, serta pertemuan antara penulis dan penerbit. Kegiatan ini bertujuan memperkuat kerja sama di bidang literasi antara kedua negara.
Duta besar Indonesia untuk Tunisia menegaskan bahwa partisipasi ini menjadi momentum penting untuk memperluas diplomasi budaya. Ia menyebut literasi sebagai jembatan untuk mempererat hubungan antarbangsa.
Para pengunjung pameran menunjukkan antusiasme tinggi terhadap karya-karya Indonesia. Banyak di antara mereka tertarik untuk mengenal lebih jauh karya sastra dan sejarah Indonesia yang ditampilkan dalam berbagai bahasa.
Kesimpulannya, keikutsertaan Indonesia sebagai tamu kehormatan di Pameran Buku Internasional ke-40 Tunisia menjadi bukti pengakuan dunia terhadap perkembangan literasi nasional. Hal ini juga membuka peluang kerja sama budaya dan penerbitan yang lebih luas di masa depan.





