Banjir setinggi sekitar satu meter merendam puluhan rumah warga di kawasan Ciomas, Kabupaten Bogor, setelah dua sungai di wilayah tersebut meluap akibat hujan deras yang mengguyur sejak malam hari. Peristiwa ini menyebabkan aktivitas warga terganggu dan memaksa sebagian keluarga mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Hujan dengan intensitas tinggi membuat debit air di sungai meningkat drastis hingga akhirnya meluap ke permukiman. Warga mengaku air mulai masuk ke rumah sejak dini hari dan terus naik dalam waktu singkat.
Petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) langsung turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi warga, terutama anak-anak, lansia, dan kelompok rentan lainnya. Mereka juga membantu memindahkan barang-barang penting milik warga agar tidak rusak akibat terendam air.
Selain merendam rumah, banjir juga menggenangi sejumlah akses jalan utama di wilayah tersebut. Kondisi ini menyebabkan lalu lintas tersendat dan menyulitkan mobilitas warga yang hendak beraktivitas.
Pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, mengingat curah hujan masih berpotensi tinggi dalam beberapa hari ke depan. Warga yang tinggal di bantaran sungai diminta segera mengungsi jika debit air kembali meningkat.
Sementara itu, petugas terus memantau kondisi sungai dan melakukan upaya penanganan darurat, termasuk pembersihan saluran air yang tersumbat. Mereka juga menyiapkan bantuan logistik bagi warga terdampak.
Banjir ini kembali menjadi pengingat pentingnya menjaga lingkungan, seperti tidak membuang sampah sembarangan yang dapat menyumbat aliran air. Dengan kesadaran bersama, diharapkan risiko banjir di masa mendatang dapat diminimalkan.





