Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali menghidupkan seni tradisi dengan menggelar pertunjukan Wayang Orang Bharata sebanyak 10 kali sepanjang tahun 2026. Program ini menjadi upaya konkret untuk melestarikan budaya sekaligus menghadirkan hiburan berkualitas bagi masyarakat.
Dinas Kebudayaan DKI Jakarta menjadwalkan pementasan tersebut di berbagai waktu strategis agar masyarakat dapat menikmati pertunjukan dengan lebih mudah. Setiap pementasan akan menampilkan kisah-kisah klasik dari epos Mahabharata dan Ramayana yang dikemas secara menarik dan relevan dengan perkembangan zaman.
Wayang Orang Bharata menghadirkan perpaduan seni peran, tari, musik, dan dialog yang memukau. Para seniman menampilkan kemampuan terbaik mereka untuk menghidupkan karakter-karakter legendaris di atas panggung. Penonton dapat merasakan pengalaman budaya yang kaya sekaligus menghibur.
Pemerintah juga membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat untuk menyaksikan pertunjukan ini. Sejumlah pementasan akan digelar secara gratis atau dengan harga tiket terjangkau, sehingga semua kalangan dapat menikmati seni tradisi ini.
Melalui program ini, Pemprov DKI Jakarta ingin meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap seni budaya lokal. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu menarik minat generasi muda untuk lebih mengenal dan mencintai warisan budaya Indonesia.
Dengan penyelenggaraan 10 kali pertunjukan sepanjang 2026, Wayang Orang Bharata diharapkan semakin dikenal luas dan tetap eksis di tengah arus modernisasi. Pemerintah pun terus berkomitmen menjaga keberlangsungan seni tradisional sebagai identitas bangsa.





