Pihak Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) akhirnya buka suara terkait kasus dugaan pelanggaran privasi yang melibatkan seorang mahasiswa. Mahasiswa tersebut terciduk merekam seorang dosen di area toilet kampus, sehingga memicu perhatian publik.
Pihak kampus langsung mengambil langkah cepat setelah menerima laporan. Mereka melakukan pemeriksaan internal untuk memastikan kronologi kejadian serta mengumpulkan bukti yang relevan. Untirta menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan pelanggaran serius terhadap etika dan norma yang berlaku di lingkungan akademik.
Perwakilan kampus menyampaikan bahwa mereka akan menindak tegas mahasiswa yang bersangkutan jika terbukti bersalah. Selain itu, pihak kampus juga berkomitmen untuk memberikan perlindungan dan pendampingan kepada korban.
Kasus ini menjadi pengingat penting bagi seluruh civitas akademika tentang pentingnya menjaga privasi dan menghormati sesama. Untirta juga mengimbau mahasiswa untuk menggunakan teknologi secara bijak serta tidak menyalahgunakannya untuk tindakan yang merugikan orang lain.
Hingga saat ini, proses penanganan masih berlangsung. Pihak kampus memastikan akan bersikap transparan dan profesional dalam menyelesaikan kasus tersebut.





