Sebuah tangki bahan bakar di Bandara Kuwait terbakar setelah dihantam drone, menimbulkan kepanikan di area bandara dan gangguan operasional sementara. Petugas pemadam kebakaran langsung dikerahkan untuk mengatasi kobaran api dan mencegah kebakaran meluas ke fasilitas lain.
Insiden terjadi ketika drone tak dikenal memasuki area terbatas bandara dan menabrak tangki penyimpanan bahan bakar. Ledakan kecil terjadi akibat benturan, diikuti dengan kobaran api yang cepat menyebar. Tim keamanan bandara segera mengevakuasi pekerja dan penumpang yang berada di sekitar lokasi.
Pihak berwenang Bandara Kuwait menyatakan bahwa situasi berhasil dikendalikan dalam waktu beberapa jam berkat respons cepat petugas. Tidak ada korban jiwa dilaporkan, namun beberapa pekerja mengalami luka ringan akibat asap dan panas dari kebakaran.
Militer dan pihak keamanan bandara kini meningkatkan pengawasan untuk mencegah serangan drone susulan. Drone dianggap sebagai ancaman baru bagi infrastruktur vital, sehingga protokol keamanan diperketat untuk melindungi fasilitas dan penumpang.
Insiden ini menimbulkan perhatian internasional terkait keamanan bandara di kawasan Timur Tengah. Para ahli menyarankan penggunaan teknologi anti-drone dan peningkatan koordinasi antara pihak keamanan untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
Bandara Kuwait kini kembali beroperasi secara bertahap setelah kebakaran berhasil dipadamkan, sementara investigasi resmi terus dilakukan untuk mengungkap siapa pelaku dan motif di balik serangan drone tersebut.





