Petugas dan pedagang di Pasar Induk Kramat Jati menghadapi masalah serius akibat tumpukan sampah yang menggunung setinggi 6 meter. Bau menyengat menyebar ke seluruh area pasar dan menimbulkan keluhan dari pedagang serta pengunjung.
Pihak pengelola pasar segera menurunkan tim kebersihan untuk menanggulangi tumpukan sampah. Petugas bekerja siang-malam dengan alat berat dan truk pengangkut untuk membersihkan sampah organik maupun non-organik yang menumpuk di area pedagang.
Para pedagang mengaku kesulitan berjualan karena aroma tidak sedap dan lalat yang berterbangan di sekitar tumpukan sampah. Beberapa pedagang bahkan terpaksa menutup sebagian lapak mereka untuk menghindari gangguan kesehatan.
Pemerintah setempat memantau situasi dan menekankan pentingnya kerja sama antara pengelola pasar, pedagang, dan dinas kebersihan. Langkah pencegahan termasuk pengaturan jadwal pembuangan sampah yang lebih sering dan edukasi bagi pedagang terkait pengelolaan limbah.
Selain itu, pengelola pasar berencana menyiapkan fasilitas penampungan sampah sementara agar tumpukan tidak menumpuk di area lapak. Langkah ini diharapkan dapat menekan potensi penyakit dan meningkatkan kenyamanan pengunjung.
Masyarakat di sekitar pasar juga diimbau untuk membuang sampah secara tertib dan mendukung upaya pengelola pasar. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan Pasar Induk Kramat Jati kembali bersih, aman, dan nyaman untuk aktivitas perdagangan.





