Aparat kepolisian berhasil mengungkap jaringan peredaran narkoba lintas daerah yang menghubungkan Medan dan Jakarta. Dalam operasi tersebut, polisi menangkap sejumlah tersangka dan menyita barang bukti berupa 26,7 kilogram ganja siap edar.
Tim kepolisian melakukan penangkapan setelah melakukan penyelidikan intensif selama beberapa minggu. Petugas memantau pergerakan pelaku yang diduga menjadi bagian dari jaringan distribusi narkoba antar kota. Setelah mengantongi cukup bukti, polisi langsung melakukan penggerebekan di beberapa lokasi berbeda.
Dalam operasi itu, aparat berhasil mengamankan tersangka utama yang diduga berperan sebagai pengendali distribusi. Polisi juga menyita puluhan paket ganja yang telah dikemas rapi untuk diedarkan ke berbagai wilayah, termasuk pasar gelap di Jakarta. Barang bukti tersebut kini diamankan untuk keperluan penyidikan lebih lanjut.
Pihak kepolisian menegaskan bahwa jaringan ini memiliki sistem distribusi yang terorganisir. Para pelaku memanfaatkan jalur darat untuk mengirimkan barang haram tersebut agar tidak mudah terdeteksi. Namun, upaya tersebut berhasil digagalkan berkat kerja sama tim dan informasi dari masyarakat.
Selain menangkap pelaku, polisi juga terus mengembangkan kasus ini untuk mengungkap jaringan yang lebih luas. Mereka berupaya menelusuri asal-usul barang serta kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam sindikat tersebut.
Polisi mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melaporkan jika menemukan aktivitas mencurigakan terkait peredaran narkoba. Langkah tegas ini diharapkan dapat menekan peredaran narkotika dan menjaga keamanan serta ketertiban di masyarakat.





