Polisi berhasil memanen 10 ton jagung di lahan percontohan Desa Tamansari, Bogor, sebagai bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional. Kegiatan ini melibatkan anggota kepolisian setempat yang aktif menanam dan merawat tanaman jagung sejak beberapa bulan terakhir.
Kapolres Bogor menyatakan bahwa panen jagung ini merupakan bukti nyata kontribusi kepolisian dalam mendukung swasembada pangan. “Kami ingin ikut memastikan ketersediaan pangan lokal tetap terjaga, sekaligus memberdayakan masyarakat di sekitar lahan,” ujarnya.
Petugas polisi dan warga setempat bekerja sama mulai dari menanam, menyiram, hingga memanen jagung. Hasil panen 10 ton ini kemudian akan didistribusikan ke pasar lokal serta program bantuan sosial, sehingga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Selain meningkatkan ketahanan pangan, program ini juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat tentang cara bercocok tanam yang baik dan ramah lingkungan. Kepolisian berharap langkah ini dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain untuk ikut mengembangkan ketahanan pangan berbasis komunitas.
Panen jagung di Tamansari ini menegaskan peran aktif polisi bukan hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga mendukung kesejahteraan masyarakat dan program pemerintah. Ke depan, kepolisian berencana memperluas program ketahanan pangan ini ke wilayah lain agar kontribusi terhadap pangan nasional semakin optimal.





