Polisi memanfaatkan teknologi drone untuk memantau arus balik kendaraan di kawasan Jalan Alternatif Cibubur. Langkah ini dilakukan guna mengantisipasi kepadatan lalu lintas yang meningkat seiring berakhirnya masa libur panjang.
Petugas menerbangkan drone di sejumlah titik rawan kemacetan untuk memantau kondisi lalu lintas secara real-time dari udara. Dengan cara ini, polisi dapat dengan cepat mengidentifikasi titik kepadatan dan mengambil langkah penanganan yang tepat di lapangan.
Arus kendaraan di Jalan Alternatif Cibubur terpantau ramai sejak pagi hari. Banyak kendaraan pribadi mendominasi jalur ini sebagai alternatif untuk menghindari kemacetan di jalan tol utama. Kondisi tersebut membuat volume lalu lintas meningkat signifikan, terutama pada jam-jam sibuk.
Polisi juga menyiagakan personel di lapangan untuk mengatur arus kendaraan dan memastikan kelancaran perjalanan para pemudik yang kembali ke kota. Selain itu, petugas memberikan imbauan kepada pengendara agar tetap mematuhi aturan lalu lintas dan menjaga keselamatan selama perjalanan.
Penggunaan drone dinilai efektif dalam membantu pengawasan lalu lintas, terutama di jalur alternatif yang sulit dipantau secara langsung. Dengan dukungan teknologi ini, polisi berharap dapat meminimalkan kemacetan serta meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan.
Situasi lalu lintas diperkirakan akan terus padat hingga puncak arus balik berakhir. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk merencanakan perjalanan dengan baik dan mempertimbangkan waktu tempuh agar terhindar dari kepadatan di jalan.





