Ratusan korban investasi bodong mendatangi rumah pelaku di Tenjo, Kabupaten Bogor, untuk menuntut kejelasan pengembalian dana mereka. Emosi para korban memuncak setelah merasa tertipu oleh janji keuntungan besar yang tidak terealisasi.
Para korban datang sejak pagi dan berkumpul di depan rumah pelaku sambil membawa bukti transfer dan dokumen investasi. Mereka menuntut pelaku hadir untuk memberikan penjelasan secara langsung.
Warga sekitar melaporkan bahwa suasana tegang terjadi saat korban mulai memprotes dan berteriak menuntut keadilan. Aparat kepolisian segera dikerahkan untuk mengamankan lokasi dan mencegah aksi berlanjut menjadi kericuhan.
Beberapa korban menuturkan bahwa mereka kehilangan tabungan hingga puluhan juta rupiah. Mereka menilai pelaku tidak bertanggung jawab dan menuntut proses hukum yang tegas.
Pihak kepolisian kini tengah menyelidiki kasus ini. Polisi meminta pelaku untuk kooperatif agar masalah dapat diselesaikan sesuai prosedur hukum, sekaligus memberikan keadilan bagi para korban.
Kasus ini kembali menjadi peringatan bagi masyarakat agar berhati-hati terhadap tawaran investasi yang menjanjikan keuntungan tinggi dalam waktu singkat. Otoritas keuangan mengimbau masyarakat memverifikasi legalitas perusahaan dan izin investasi sebelum menanamkan modal.
Dengan pengawasan aparat, korban berharap dana mereka dapat dikembalikan dan pelaku menghadapi sanksi hukum yang setimpal. Kasus ini juga memicu peringatan luas terhadap praktik investasi ilegal yang merugikan banyak orang.





