Serangan rudal Iran kembali menghantam wilayah Tel Aviv, memicu ledakan besar dan kepanikan di sejumlah titik kota. Insiden ini menyebabkan beberapa orang mengalami luka-luka serta kerusakan pada bangunan permukiman dan fasilitas publik.
Militer Iran meluncurkan rudal ke pusat kota sebagai bagian dari eskalasi konflik dengan Israel. Serangan tersebut langsung memicu sirene peringatan di berbagai wilayah, sementara sistem pertahanan udara Israel berupaya mencegat proyektil yang masuk.
Layanan darurat segera bergerak cepat ke lokasi terdampak. Petugas medis mengevakuasi korban luka ke rumah sakit terdekat, sementara tim penyelamat melakukan pencarian di bangunan yang rusak akibat ledakan. Beberapa laporan menyebutkan korban mengalami luka ringan hingga sedang.
Selain korban luka, serangan ini juga menyebabkan kerusakan signifikan pada bangunan, termasuk gedung bertingkat yang terkena hantaman langsung. Kebakaran sempat terjadi di beberapa titik sebelum akhirnya berhasil dikendalikan oleh petugas pemadam.
Iran menyatakan bahwa serangan ini merupakan bentuk balasan atas operasi militer yang sebelumnya dilakukan oleh Israel dan sekutunya. Ketegangan di kawasan pun semakin meningkat, dengan kedua pihak terus melancarkan serangan balasan dalam beberapa pekan terakhir.
Situasi keamanan di Tel Aviv kini berada dalam pengawasan ketat. Pemerintah Israel mengimbau warga untuk tetap berada di tempat perlindungan dan mengikuti arahan otoritas setempat guna menghindari risiko serangan lanjutan.
Eskalasi konflik ini kembali memicu kekhawatiran dunia internasional terhadap potensi meluasnya perang di kawasan Timur Tengah.





