Jelang Lebaran, CFD Depok Ditiadakan 15 dan 22 Maret
Pemerintah Kota Depok memutuskan untuk meniadakan kegiatan Car Free Day Depok pada tanggal 15 dan 22 Maret. Keputusan ini diambil untuk menyesuaikan aktivitas masyarakat selama bulan Ramadan sekaligus menjelang perayaan Idul Fitri.
Pemerintah kota menilai bahwa aktivitas warga selama Ramadan cenderung berubah. Banyak masyarakat lebih fokus menjalankan ibadah serta mempersiapkan kebutuhan menjelang Lebaran. Oleh karena itu, pemerintah memilih meniadakan sementara kegiatan Car Free Day agar tidak mengganggu aktivitas warga.
Penyesuaian Kegiatan Selama Ramadan
Biasanya, Car Free Day di Depok menjadi kegiatan rutin yang digelar setiap akhir pekan. Kegiatan ini memberi ruang bagi masyarakat untuk berolahraga, berjalan santai, dan melakukan berbagai aktivitas sosial di jalan utama kota.
Namun menjelang Lebaran, pemerintah mempertimbangkan berbagai faktor. Selain perubahan pola aktivitas warga, pemerintah juga ingin memastikan kelancaran lalu lintas serta aktivitas ekonomi di sejumlah wilayah.
Dengan meniadakan CFD pada dua tanggal tersebut, pemerintah berharap masyarakat dapat menjalankan kegiatan Ramadan dengan lebih nyaman.
Fokus pada Kenyamanan dan Kelancaran Aktivitas Warga
Pemerintah Kota Depok menegaskan bahwa kebijakan ini bersifat sementara. Setelah periode tersebut, kegiatan Car Free Day kemungkinan akan kembali digelar seperti biasa.
Selain itu, pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban serta memanfaatkan ruang publik secara bijak selama Ramadan. Warga juga diharapkan tetap menjaga kebersihan lingkungan serta mematuhi aturan lalu lintas.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah kota untuk menyesuaikan program kegiatan dengan kondisi masyarakat selama bulan Ramadan hingga menjelang Lebaran.





