Pemerintah terus mempercepat pemindahan pusat pemerintahan ke Ibu Kota Nusantara (IKN). Wakil Presiden terpilih, Gibran Rakabuming Raka, dipastikan akan mulai berkantor di IKN pada tahun ini. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah untuk mendorong percepatan operasional pemerintahan di ibu kota baru tersebut.
Sejumlah persiapan pun telah dilakukan secara intensif. Dari sisi infrastruktur, pembangunan gedung perkantoran pemerintahan terus dikebut agar siap digunakan dalam waktu dekat. Fasilitas penunjang seperti jaringan listrik, air bersih, hingga konektivitas digital juga dipastikan dalam kondisi optimal untuk mendukung aktivitas kerja.
Tidak hanya itu, pemerintah juga mematangkan kesiapan sumber daya manusia. Aparatur sipil negara (ASN) yang akan bertugas di IKN mulai mengikuti berbagai program pembekalan, termasuk adaptasi terhadap lingkungan kerja baru dan penggunaan sistem digital yang lebih terintegrasi.
Di sisi lain, aspek keamanan dan transportasi turut menjadi perhatian utama. Pemerintah menyiapkan sistem pengamanan berlapis serta akses transportasi yang memadai agar mobilitas pejabat negara, termasuk wakil presiden, dapat berjalan lancar.
Gibran sendiri disebut telah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk memastikan transisi berjalan mulus. Ia juga menekankan pentingnya kesiapan menyeluruh agar pelayanan publik tidak terganggu selama proses perpindahan berlangsung.
Dengan berbagai persiapan tersebut, kehadiran Gibran di IKN diharapkan dapat menjadi simbol dimulainya era baru pemerintahan Indonesia yang lebih modern, efisien, dan terpusat di ibu kota baru. Pemerintah optimistis, langkah ini akan mempercepat pemerataan pembangunan serta memperkuat posisi Indonesia di kancah global.





