Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 mengguncang wilayah Bitung, Sulawesi Utara, dan dirasakan hingga ke Ternate, Maluku Utara. Peristiwa ini terjadi pada waktu setempat dan sempat menimbulkan kepanikan warga yang berlarian keluar rumah untuk menyelamatkan diri.
Getaran kuat dirasakan selama beberapa detik, membuat sejumlah bangunan mengalami kerusakan. Berdasarkan laporan sementara, satu gereja dan dua rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan cukup signifikan. Dinding retak dan sebagian struktur bangunan runtuh akibat guncangan yang cukup kuat.
Warga di Bitung dan sekitarnya mengaku gempa terasa sangat keras, bahkan membuat perabotan rumah tangga bergeser. Sementara itu, di Ternate, getaran juga dirasakan meski dengan intensitas lebih rendah, namun tetap membuat masyarakat waspada.
Hingga saat ini, pihak berwenang masih melakukan pendataan terkait dampak gempa, termasuk kemungkinan adanya kerusakan tambahan maupun korban. Tim tanggap darurat juga telah dikerahkan untuk membantu warga terdampak serta memastikan kondisi lingkungan tetap aman.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya. Warga juga diminta untuk waspada terhadap kemungkinan gempa susulan.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa wilayah Indonesia berada di kawasan rawan gempa, sehingga kesiapsiagaan masyarakat sangat penting untuk meminimalkan risiko dan dampak bencana di masa mendatang.





